Anda akan terkejut dengan Produsen Madu Murah di Solo khasiat madu yang luar biasa ini – antimikroba, antioksidan, dan higroskopis yang semuanya menjadikan madu sebagai makanan populer dan juga obat.

1. Madu bersifat Higroskopis

Madu memiliki sifat higroskopis, artinya saat terkena udara, secara alami menyerap kelembapan dari udara. Dalam mengobati luka terbuka, madu berguna karena dapat membantu mencegah jaringan parut dengan menjaga kelembapan kulit, mendorong pertumbuhan jaringan baru, dan memungkinkan pengangkatan perban dengan mudah dengan mencegah balutan menempel di kulit. Sifat higroskopis madu juga menjadikannya bahan yang ideal dalam banyak kosmetik karena membantu menjaga kulit tetap terhidrasi dan segar serta mencegah kekeringan. Oleh karena itu, sebagian orang menyebut madu sebagai “humektan” alami karena dapat menarik dan mempertahankan kelembapan. Saat digunakan dalam perawatan kulit dan rambut, madu menjebak dan mengunci kelembapan sehingga membuat kulit lembut dan kenyal, serta rambut berkilau dan sehat.

2. Madu adalah Antibakteri

Para peneliti mulai mendokumentasikan khasiat penyembuhan madu pada awal abad ke-20. Ini berhenti dengan perkembangan antibiotik tetapi baru-baru ini perkembangan resistensi terhadap antibiotik telah menyebabkan kebangkitan minat terhadap khasiat penyembuhan madu. Agen antimikroba yang efektif dalam madu mencegah pertumbuhan bakteri tertentu. Ini mengandung enzim yang menghasilkan hidrogen peroksida yang diyakini sebagai alasan utama aktivitas antimikroba madu. Karena itu, madu adalah pengobatan yang bermanfaat untuk luka dan kulit kepala. Luka, lecet, dan kulit berlubang dapat ditutup dengan madu untuk mencegah bakteri memasuki luka dan mempercepat penyembuhan.

Madu dapat membantu  Nutrisi Anak dan mengobati jerawat ringan dengan menyerang bakteri penyebab berjangkitnya sekaligus melembabkan kulit untuk membantu peremajaan. Jenis madu sangat berbeda dalam potensi antimikroba, bervariasi hingga ratusan kali lipat. Madu yang berasal dari semak Manuka, ditemukan berlimpah di Selandia Baru, mengklaim potensi tertinggi dari sifat antimikroba tersebut.

3. Madu adalah Sumber Antioksidan

Madu mengandung sifat antioksidan alami yang dapat menghancurkan bahan kimia perusak biologis yang telah dikaitkan dengan banyak penyakit seperti kanker. Studi juga menemukan bahwa madu berwarna gelap seperti Soba tampaknya memiliki lebih banyak antioksidan daripada varietas berwarna terang. Antioksidan madu tidak hanya membantu menghilangkan radikal bebas dalam tubuh, tetapi juga merupakan bagian dari suplai nutrisi untuk pertumbuhan jaringan baru. Sifat madu yang berharga ini membantu melindungi kulit di bawah sinar matahari dan membantu kulit untuk meremajakan dan tetap tampak muda. Karena itu, semakin banyak produsen produk perawatan kulit madu seperti tabir surya dan produk pembersih wajah untuk merawat kulit rusak atau kering.